Sabar Itu Tidak Ada Batasnya

8 Jul 2014

Sepuluh hari pertama bulan Ramadhan sudah hampir berlalu, artinta bahwa sudah sepertiga jalan yang akan terlewati sebelum sampai pada hari kemenangan. Kurang satu hari lagi, tepatnya esok tanggal 9 Juli seluruh rakyat Indonesia terlebih dahulu berpesta, ya, besok akan ada pesta demokrasi di Indonesia, pemilihan umum presiden!. Biasanya kalau masa-masa seperti ini cuacanya lebih panas, panas diluar maupun didalam. Tahu maksud saya, kan?.

Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah,di bulan inilah orang berlomba-lomba dalam kebaikan. Kebetulan saja pemilu presiden kali ini bertepatan dengan bulan ramadan, jadi cobaan dalam menjalankan ibadah puasa jadi bertambah lebih berat. Bagaimana tidak?, bulan puasa maupun bukan bulan puasa, kalau bicara soal pilpres hanya bikin pusing. Para simpatisan dan tim sukses masing-masing pasangan saling serang lewat tulisan maupun ucapan yang mendidihkan darah lawan politiknya. Yang tidak tahu apa-apa juga ikut-ikutan latah bicara yang tak tahu dasar kebenarannya.

Sabar, ya, sabar. Butuh kesabaran yang ekstra agar dapat melewati bulan ramadan tahun ini, karena ujian pasti lebih berat dibanding dengan ramadan yang tidak berbarengan dengan pemilu. Sebisa mungkin kita menjaga kesabaran di bulan ramadan. Beberapa hal yang bisa dilakukan agar lebih kusuk dan sabar dalam menjalani bulan ramadan versi saya, antara lain:

  • Jangan sering nonton televisi yang acaranya kurang jelas, apalagi televisi yang sering diberitakan kurang netral
  • Ingat-ingat kalau pemilu kali ini kita cari presiden, bukan cari musuh
  • Jangan mudah terbawa emosi, biarkan saja orang bicara jelek tentang capres yang kita dukung, hukum sebab akibat pasti berlaku
  • Siapapun yang kita dukung, terima maupun tidak, hasil pemilu pasti memunculkan presiden yang baru, jadi tenang saja
  • Mantapkan pilihan, jangan mudah terprovokasi, raih kemenangan sesungguhnya saat lebaran tiba
  • Ingat kalu kita sedang berpuasa di bulan ramadan, dan tidak main-main, puasa kita langsung “dinilai” oleh Tuhan.

Banyak orang bilang kalau sabar itu ada batasnya, tapi menurut saya itu adalah pendapat yang kurang tepat, memang ada yang tahu dimana batas kesabaran?.

Hakikatnya, kesabaran itu tidak memiliki batas sebagaimana ganjaran yang Allah sediakan bagi mereka yang bersabar pun tidak memiliki batas. [Ustadz Ammi Nur Baits]

Tetap sabar, jaga hati, jaga diri, raih kemenangan yang sejati. Selamat berpuasa. Selamat memilih presiden.


TAGS kesabaran kemenangan sejati Ramadhan 1435 H sabar tanpa batas #ngaBLOGburit


-

Author

Follow Me